Ternyata Hasil Rapid Test Di Kabupaten Sukabumi, Sebagian Besar Negatif Covid-19

Sukabumi Newsbin.Com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengetes sebanyak 168 orang menggunakan rapid test. Hasil dari tes tersebut, sebagian besar dinyatakan negatif covid 19. “Hasil yang sudah keluar itu sebanyak 146. Dari hasil yang telah keluar itu, sebanyak 144 dinyatakan negatif dan 2 positif. Sementara sisanya yang sebanyak 22 orang masih menunggu hasil,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid dalam konferensi pers di Posko Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19. Newsbin, pada Rabu, 01/04/2020.

Hasil yang positif tersebut belum bisa dinyatakan 100 persen. Sebab akan dilakukan tes lanjutan untuk memastikan pasien tersebut terkena Covid-19. “Ini baru positif berdasarkan hasil rapid test. Saat ini sudah mengambil lanjutan untuk melihat hasil swab. Setelah hasil swab keluar baru bisa diputuskan positid covid 19 atau tidak,” Ucapnya.

Pasien positif berdasarkan hasil rapid tersebut dirawat di Rumah Sakit Sekarwangi. Keadaannya saat ini cukup baik. “Kondisi pasien ini menunjukan keadaan yang baik. Nanti kita tunggu saja hasil swabnya,” Ungkapnya.

Maka dari itu, pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 masih satu orang di Kabupaten Sukabumi. Kondisi pasien positif Covid-19 pun menunjukan keadaan medis yang baik. “Kalau yang positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab masih satu orang. Pasien tersebut masih dirawat di rumah sakit dengan keadaan sudah membaik,” Terangnya.

Terkait jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Sukabumi sampai saat ini sebanyak 23 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 3024. “Semua PDP, ODP, dan yang positif merupakan warga Negara Indonesia. Jumlah ODP meningkat signifikan berdasarkan hasil kerja keras, dan kerjasama semua pihak dalam pendataan. Selain itu, meningkatkan ODP, karena Sukabumi dianggap Aman. Sehingga banyak yang bermudik dari wilayah zona merah. Padahal, setiap pemudik dari zona merah langsung ditetapkan ODP,” Paparnya.

Mengenai PDP yang sudah sembuh, mereka tetap dalam pemantauan petugas kesehatan. Selain itu, mereka harus mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari setelah dinyatakan sembuh, dan selesai perawatannya. “Jadi PDP yang sudah sembuh pun terus dipantau kondisi kesehatannya,” Terangnya.

Proses pemantauan di Kabupaten Sukabumi saat ini semakin mudah. Apalagi setelah dibentuk satgas siaga corona di semua tingkatan. Dari mulai kecamatan hingga ke RW. Satgas tersebut dibantu juga oleh Posyandu yang ada di Kabupaten Sukabumi. “Dari tingkat RW sudah dibentuk siaga Corona. Semua dilakukan tenaga medis bekerjasama dengan tim Muspika, dan relawan yang peduli terhadap bencana Covid-19,” Paparnya.

Bahkan Pemkab Sukabumi sedang menyiapkan rapid test untuk sasaran ODP. “Rapid testnya nanti disesuaikan dengan jumlah sasaran ODP,” Terangnya. Upaya lain pun sedang dipersiapkan. Terutama prediksi puncak PDP Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, “Ketika ruangan untuk penanganan PDP di rumah sakit di Kabupaten Sukabumi tidak muat,kita akan mempersiapkan ruang isolasi di area asrama haji Pusbangdai. Tapi kalau rumah sakit masih bisa menampung, kita akan coba penambahan seperti 20 tempat tidur di RSUD Sekarwangi, 10 di RSUD Palabuhanratu, ditambah di rumah sakit pemerintah dan swasta lainnya,” Ungkapnya.

Termasuk alat pelindung diri (APD) saat ini sudah terpenuhi. Apalagi dengan adanya bantuan dari masyarakat, dan pemerintah. “Dari pemerintah salah satunya lewat pergeseran anggaran untuk memenuhi kebutuhan APD,” Jelasnya. Bahkan untuk sterilisasi wilayah sudah dilakukan di semua Kecamatan. Termasuk ke tingkat Desa, dan Kelurahan, “Sekarang sudah merambah ke setiap RW, termasuk tempat tempat umum yang menjadi titik berkumpulnya orang,” Pungkasnya.

Red Newsbin.

Kalimantan tengah; Dua Pejabat Teras Kota Palangka Raya Positif Covid-19

Palangka Raya Newsbin.Com – Rupanya Virus Corona atau Covid-19 masih terus mewabah di Kota Palangka Raya. Kali ini tidak tanggung-tanggung, dua pejabat tewas dinyatakan positif kena Virus Corona. Adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Nugrahayu dan Kepala Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim), dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau Covid-19. Newsbin, pada Rabu, 01/04/2020.

Fairid memberikan keterangan pada Rabu, (01/04) lewat akun Instagramnya, “Benar adanya, ibu Sekda, dan Kadis Perkim Positif Covid-19.”

Walikota murah senyum ini membeberkan, “saat ini kedua pejabat teras Kota Palangka Raya itu masih dilakukan perawatan medis secara intensif di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Selain Sekda, dan Kadis Perkim Kota Palangka Raya yang positif Covid-19 sebut Fairid, diapun juga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Selain ibu Sekda dan Kadis Perkim, saya berstatus ODP. Dan saat ini saya mengisolasi secara mandiri, sambil menunggu hasil pemeriksaan,” jelas Fairid.

Fairid juga mengingatkan agar seluruh warga masyarakat tetap waspada terhadap wabah Covid-19 tersebut. Fairid memungkasi keterangannya dengan pesan khusus, “Karena kita tidak tahu, kapan virus tersebut menyerang kita. Makanya kita harus waspada dengan jaga kesehatan, jaga jarak serta ikuti anjuran pemerintah.”

Eman Supriyadi.

STRATEGI AKSI PENANGANAN COVID-19, BUPATI LAPORKAN KEPADA GUBERNUR JABAR

Sukabumi Newsbin.Com – Gubenur Jawa Barat M. Ridwan Kamil adakan Video Conference (Vidcon) dengan Bupati/ Walikota  yang terdapat kasus Positip Covid 19 di wilayahnya, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengikuti Vidcon tersebut di Pendopo Sukabumi, Senin (30/03). Newsbin, pada Rabu, 01/04/2020.

M. Ridwan Kamil dalam Arahannya menyampaikan hal-hal penting terkait penanganan pandemi virus corona, diantaranya: Segera melakukan rekruitment relawan, para Kepala Daerah jadikan para ASN nya menjadi Relawan, kemudian seluruh masyarakat yang sehat, dan muda dijadikan relawan sesuai prosedur.

Peran dari relawan antara lain: membantu kampanye Physical distencing, memverifikasi bantuan tunai, dan bantuan sembako yang diberikan oleh Pemprov Jabar kepada keluarga miskin baru terdampak Covid-19, mereka mendapat bantuan uang 500 Ribu dari Pemprov, dan dapat dibantu juga oleh APBD Kota/ Kabupaten, sementara bagi yang miskin lama tetapi sudah menjadi penerima program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, dan bantuan lainnya menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Pusat.

Selain itu, Kang Emil juga meminta para Kepala Daerah bersama Dinkes, TNI/Polri untuk melacak mereka yang wajib ikut test covid, mempersiapkan gedung gedung pemerintah, wisma-wisma pelatihan, properti yang bisa digunakan untuk Emergensi, dan fasilitas yang diperlukan lainnya.

Juga, setiap orang  yang mudik setatusnya sudah masuk sebagai ODP, dan bagi yang terlanjur mudik statusnya oleh RT/RW dilabeli ODP, dan kalau sudah termasuk ODP maka yang bersangkutan harus dikarantina di rumah selama 14 hari. dalam hal ini pihak Kepolisian bisa mengambil tindakan yang diperlukan, bagi mereka yang tidak menghiraukannya, boleh mengambil tindakan hukum dengan pasal potensi bahaya bagi masyarakat.

Gubernur Jabar juga menyampaikan arahan Presiden kepada Bupati/ Walikota untuk membentuk RW Siaga Corona, setiap RW harus mendeklarasikan sebagai RW siaga Corona dengan membuat banner/Spanduk terkait kesiapan pencegahan Covid-19 dengan membentuk tim sesuai dengan kebutuhannya. Kemudian  bagi yang bekerja di Jakarta menahan diri untuk tidak mudik, dan pulang kedaerahnya karena pemerintah pusat, dan DKI Jakarta akan menanggung bantuan sosial  selama tidak mudik, dan tinggal di Jakarta.

Presiden juga mengintruksikan Karantina wilayah Parsial walaupun demikian urusan terkait dengan kesehatan, dan pangan masih bisa dilaksanakan oleh petugas. Sementara itu H. Marwan Hamami melaporkan kepada Gubenur langkah langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kab. Sukabumi anatara lain: hari ini senin (30/03) dilakukan sterilisasi diwilayah perbatasan masuk ke Sukabumi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan SOP sesuai protokol standar kesehatan.

Kemudian, dalam dua hari ini terjadi lonjakan ODP dengan jumlah 2385. Hal tersebut dampak kepulangan dari daerah terpapar, menurut data yang ada Kec. Surade teridentifikasi jumlah ODP nya tertinggi.

Terkait Desa Siaga, dan RW Siaga Corona, Pemkab Sukabumi sudah mempersiapkannya, adapun hasil pelaksanaan rapid test untuk sementara 278 orang dinyatakan negatif, rencananya akan dilakukan rapid test untuk 1000 orang  terutama untuk ODP yang ada diwilayah Desa. Dalam Vidcon tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Sekda, Dandim 0607 serta Para Kepala Perangkat Daerah.

Red Newsbin.

H. Marwan Sidak Perusahaan, SPSI : Memilih Jalan Lain Ketimbang Meliburkan Buruh

Sukabumi Newsbin.Com – Usai memimpin Sterilisasi di perbatasan Cianjur -Sukabumi Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami bersama Dandim 0607 Letkol (Inf) Danang Prasetyo Wibowo melakukan sidak Ke beberapa Perusahan di Kabupaten Sukabumi. Newsbin, pada Rabu, 01/04/2020.

H. Marwan Hamami mengatakan, selama ini banyak kekhawatiran masyarakat terkait masih beroperasinya Perusahaan Padat Karya, kedatangannya untuk mendengar langsung, dan memastikan SOP Kesehatan yang dijalankan perusahaan dijalankan demi keamanan karyawan.

Dua perusahan yang ditinjau Bupati Sukabumi yaitu PT. Pratama Abadi Industri, dan PT Glostar Indonesia 2 Sukalarang, Senin (30/03).

Pihak PT. Pratama Abadi Industri menyampaikan bahwa Setiap pegawai dilakukan pengecekan mengunakan camera pemantau suhu tubuh, dan berkomitment untuk menjalankan protokol kesehatan khusus penanganan Covid-19. “Jika ditemukan suhu tinggi maka akan di cek ke klinik, dan jika harus dirujuk maka akan direkomendasikan ke rumah sakit Sukabumi atau Jakarta,” Ungkap Mr. Chong selaku Presiden Direktur PT. Pratama Abadi Industri.

Sementara itu perwakilan PT Glostar Indonesia 2 Sukalarang, Andres Haryanto mengatakan, sejak Februari perusahaan sudah memikirkan, dan melakukan penanganan Covid-19. “Seluruh karyawan yang masuk sudah melewati bilik antiseptik, setiap tamu yang masuk dicek suhu tubuhnya. Bahkan penyemprotan disinfektan pun sudah dilakukan diperusahaan, orang asing sudah tidak bisa keluar masuk perusahaan. Baik yang dari luar Negeri ataupun dari daerah zona merah.” Jelasnya.

Andres memaparkan, SOP dan Protokol kesehatan yang diberlakukan pada perusahaannya. “Hand sanitizer kita sediakan, semua karyawan sudah mendapatkan masker, dan wajib menggunakan masker, jarak antar orang juga kita sudah atur termasuk saat masuk serta keluar pabrik mereka harus antri dengan jarak yang telah ditentukan” tambahnya

Menurut Andres perusahaan mengeluarkan kebijakan khusus terkait penanganan terhadap pasien yang dinyatakan ODP atau PDP. “Jika ada karyawan yang dinyatakan ODP maka karyawan tersebut diliburkan untuk melakukan isolasi namun haknya tetap di bayar penuh dan jika karyawan tersebut dinyatakan PDP maka karyawan mengikuti SOP diklinik untuk dilakukan penanganan. Selanjutnya setelah dinyatakan sehat dan sembuh maka karyawan bisa kembali bekerja.”

Sementara itu, Ketua PUK TSK SPSI PT GSI 2 Sukalarang Sukabumi, Kusmayani menilai perusahaan telah memenuhi hak karyawan, dari mulai standar keselamatan dan kesehatan pegawai dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, mengatur jarak, jam masuk, serta sterisasi karyawan saat masuk dan pulang kerja untuk memastikan karyawan terbebas dari virus corona.

“Meliburkan karyawan memiliki banyak resiko, kita memilih jalan lain selain meliburkan, kita coba. Apalagi SPSI bekerjasama dengan manajemen melakukan pengawasan. Termasuk kami yang mendorong upaya upaya yang harus diambil manajemen, kami juga berupaya bagaimana perusahaan dapat memenuhi hak kesehatan karyawan, Semoga saja tidak ada kasus positif di perusahaan,” Terangnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami berharap pelaksanaan protokol kesehatan dapat terus dilaksanakan jika perusahan tidak memilih opsi meliburkan. “Komitmentnya kita lihat kalau prosedur kesehatan tidak di jalankan, dan dilaksanakan, akan ada teguran.”

H. Marwan Hamami menegaskan bahwa Upaya, dan antisipasi perlu dilakukan oleh setiap perusahaan terlebih SOP kesehatan yang telah di tetapkan. “Runtuhnya ekonomi masih bisa kita fikirkan, namun matinya orang atau karyawan disini siapa yang menggantikan.” Tegasnya.

Bupati Berharap, dengan SOP yang dilakukan perusahaan dapat menghambat penyebaran virus corona atau Covid-19 yang tengah terjadi dimasyarakat.

Red Newsbin.

Upaya Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Sukabumi Mulai Sterilkan Di Setiap Wilayah Perbatasan

Sukabumi Newsbin.Com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mensterilkan wilayah perbatasan. Hal itu seperti yang dilakukan di Perbatasan Sukabumi-Cianjur, dan Sukabumi-Bogor. Senin (30/3/2020).

Perbatasan Sukabumi-Cianjur dipusatkan di Kecamatan Sukalarang. Sementara perbatasan Sukabumi-Bogor dilaksanakan di Terminal Benda, Cicurug.

Pelaksanaan sterilisasi di perbatasan Sukabumi- Cianjur dipimpin langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami bersama Komandan Kodim 0607 Sukabumi, Letkol (inf) Danang Prasetyo Wibowo. Sterilisasi tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

Sebelum dilakukan penyemprotan, dilaksanakan apel bersama TNI, dan Polri. Dalam apel tersebut, dilakukan penyerahan CSR dari BJB Palabuhanratu berupa empat paket alat penyemprot kepada Pemkab Sukabumi. Setelah itu, H. Marwan Hamami bersama unsur Perangkat Daerah menyeterilkan diri di ruang sterilisasi.

Proses sterilisasi tersebut dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama ialah penyemprotan kendaraan menggunakan disinfektan oleh petugas dengan menggunakan alat pelindung diri (APD). Tahapan berikutnya ialah pengecekan suhu tubuh, dan sterilisasi penumpang menggunakan antiseptik, hingga cuci tangan. Hal itu termasuk pendataan setiap orang yang akan ke Sukabumi.

H. Marwan Hamami mengatakan, “Sterilisasi tersebut merupakan langkah yang dianggap strategis. Apalagi jika dibandingkan dengan pencegahan ketika masyarakat dari zona merah sudah masuk ke 47 Kecamatan di Sukabumi. Ini untuk memutus mata rantai dari virus Covid-19. Sterilisasi di perbatasan lebih mudah ketimbang harus mencegah di 47 Kecamatan. Jadi setiap kendaraan, dan penumpang di tahan di sini serta disterilisasikan,” Ungkapnya. Senin, (30/03).

Letkol (inf) Danang Prasetyo Wibowo juga mengatakan, “Apalagi saat ini terjadi peningkatan ODP, dan PDP di Kabupaten Sukabumi. Hal itu diprediksi akibat warga luar daerah, terutama dari zona merah yang pulang ke Sukabumi. “Makanya kita coba putus mata rantai penyebaran Covid-19. Kalau sampai ketemu yang sakit, kita lakukan SOP oleh Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Lanjut Bupati Sukabumi, “Saya harap, penduduk Sukabumi yang berada di luar daerah untuk tidak mudik. Hal itu sampai persoalan virus Covid-19 dapat berhenti. Ini supaya tidak banyak penambahan penyebaran. Kalau warga dari zona merah yang sudah di rumah, bisa mengisolasi mandiri,” Ungkapnya.

Proses sterilisasi tersebut diupayakan bisa dilakukan selama 24 jam. Hal itu bisa dilakukan dengan sistem pembagian shift. “Namun disesuaikan dengan jumlah disinfektan, dan antiseptik,” terangnya.

Warga Bandung Hendi mengaku datang ke Sukabumi untuk keperluan syuting. Menurutnya, penindakan Pemkab Sukabumi bagus. Terutama dalam pencegahan penyebaran Covid-19. “Bagus. Salut dalam upaya penyegahan virus Covid-19,” Pungkasnya.

Red Newsbin.

Dinas Perkimtan Kab. Barito Selatan Sumbangkan Bilik Desinfektan Ke RSU Jaraga Sasameh

Buntok Newsbin.Com – Virus corona atau corona virus deseases (covid-19) kian mewabah hampir disemua negara di Dunias, hingga kini belum ada obat atau vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah dari paparan virus tersebut, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman, Dan Pertamanan (Perkimtan) Kabupaten Barito Selatan berinisiatif menggalang dana secara mandiri, kemudian membuat bilik seterilisasi dengan cairan semprot desinfektan, dan disumbangkan ke Rumah Sakit Umum Jaraga Sasameh Buntok. Newsbin pada Rabu, 01/04/2020.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian, dan panggilan moral terhadap sesama, sebagai upaya pencegahan dari penyebaran wabah virus corona khususnya di wilayah Barito Selatan,” Ungkap Ir. Teguh Budi Leiden, MT selaku kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Barito Selatan kepada Newsbin, seusai penyerahan.

“Ini yang bisa kami lakukan saat ini untuk membantu sesama dan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang mungkin sedang berkunjung atau berobat ke rumah sakit jaraga sesameh Buntok, semoga warga di Kabupaten Barito Selatan selalu diberi kesehatan dan terhindar dari virus corona dan bangsa Indonesia mari kita doakan semoga bisa cepat melewati masa sulit akibat penyebaran wabah virus corona saat ini.” Tambah seseorang yang sapaan akrabnya Teguh kepada Newsbin.

Kemudian untuk masyarakat Barito Selatan agar tetap mengikuti himbauan pemerintah dalam menjaga jarak saat berada diluar rumah, menjaga kebersihan diri, dan lingkungan agar selalu sehat.

“Kita berharap kepada masyarakat khususnya di Barito Selatan agar tetap berada dirumah saja kecuali keadaan yang sangat penting dan mendesak, apabila berada diluar rumah agar selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan, perkumpulan orang, setelah pulang langsung cuci tangan pakai sabun dan lakukan sesering mungkin agar kita tetap sehat.” Himbaunya.

Semoga hal ini menjadi motivasi untuk semua Dinas yang ada di Kokab di seluruh Indonesia, khususnya Dinas-Dinas yang ada di wilayah Barito Selatan, sebagai panggilan moral, dan kemanusiaan, agar sedikit membantu tidak terlalu mengandalkan atau Pemerintah pusat.

Herman S.

PT. BATAM STEEL INDONESIA HARUS MENYELESAIKAN KOMFENSASI DENGAN NELAYAN TANJUNG RIAU

Batam Newsbin.Com – Team Newsbin, Gempita.co.id, dan Juornal.news.com mendatangi lokasi PT. Batam Steel Indonesia, terkait penimbunan laut di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, pemborong yang dijumpai dilapangan mengatakan bahwa dokumen atau surat- surat lahan menyatakan sudah legal semua. Namun begitu diminta keterangan lebih lanjut saudara Hafis meninggalkan Team ikut dam truck kelapangan tempat menimbun. Newsbin, pada Selasa, 31/03/2020.

Dari hasil pengembangan dilapangan, dan wawancara dengan Ketua Nelayan Tanjung Riau, Berlin Sitorus sudah ada Oknum HNSI berinisial (A.H) mengambil dana kompensasi, sedangkan warga yang akan terkana imbasnya secara langsung warga Nelayan Tanjung Riau, belum adanya sosialisasi dari pihak PT. Batam Steel Indoneaia. Persatuan Nelayan Tanjung Riau, melalui Ketuanya Berlin Sitorus akan menuntut PT. Batam Steel Indonesia besaranya sesuai dengan Anggota Nelayan yang kurang lebih 70% penghuni bibir pantai di Kelurahan Tanjung Riau adalah Nelayan.

“Dari sisi pengembangan wilayah Kota Batam sektor Industri akhir-akhir ini cukup lesu ditambah lagi dengan adanya wabah virus Corona (Covid-19) aktifitas lumpuh semua, lini di Pemerintahan tutup total export, import (lock down), PT. BSI membuka satu terobosan dengan lahan 40 Hektar di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, akan membuka Pabrik Peleburan Baja menurut Hafis,” ucapnya.

Team melakukan komfirmasi ulang tentang kebenaran kepada Ketua Nelayan Tanjung Riau, Berlin Sitorus mengatakan, “Benar adanya HNSI melalui Ketuanya (A.H) telah mengambil uang konfensasi dari PT. BSI secara bertahap. Saya sampai bertengkar di karenakan tidak adanya pemberitahuan terkait konfensasi yang diberikan kepada HNSI oleh PT. BSI uang komfensasi yang diberikan kepada HNSI melalui Ketuanya (A.H) apakah benar-benar di salurkan kepada Nelayan di peruntukan untuk kepentingan Nelayan ini harus jelas, jangan sampai seperti tidak terealisasi dengan baik.” Ungkapnya.

Team Newsbin.

FKPPI Lubuk Baja, Dan FKPPI Batu Ampar Bekerja Sama Dengan Aparatur Negara Untuk Mencegah Covid-19

Batam Newsbin.Com – Ketua Rayon FKPPI Lubuk Baja, Agus Four Febru didampingi Ketua rayon Batu Ampar Supriyadi Tarigan, dan dihadiri Babinsa Batu Selicin Lubuk baja Serka Dadang Hendarsah, beserta Jajaran Melakukan peduli kasih dengan memberikan Sumbangan Sembako, dan Penyemprotan cairan Desinfektan antisipasi berkembangnya Covid-19 di wilayah Provinsi Kepri, Khususnya di Kota Batam, sejak hari Kamis (26/03). Bentuk kerja sama antara Aparatur Negara dengan LSM atau ORMAS untuk kepentingan masyarakat banyak. Newsbin, pada Selasa, 31/03/2020.

Ketua rayon Lubuk Baja Agus Four Febru Pimpin pelaksanaan penanganan dalam mencegah Virus Covid-19, dengan membagi-bagikan Masker Kepada Wilayah Masyarakat Kota Batam yaitu daerah Lampu Merah Baloi dan daerah Lampu merah mcdonald Nagoya, dalam mencegah Virus Corona yang sedang menerpa dunia. pelaksanaan dalam mencegah Covid-19 tersebut dilakukan sejak hari minggu, (29/03), sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ketua rayon Batu Ampar juga mengatakan Sebagai wujud nyata rasa Kepedulian Keluarga Besar FKPPI Kota Batam dalam mencegah Covid-19, Tim Rayon FKPPI Lubuk Batu ampar, dan Tim Rayon FKPPI Lubuk Baja bersama Babinsa Batu Selicin Dadang Hendarsah, Tanpa mengenal lelah dengan semangat menyambangi beberapa rumah warga masyarakat wilayah Kepri, terutama Khususnya Kota Batam.” Ucapya.

Agus Four Febru Ketua Rayon Lubuk Baja juga menyampaikan rasa syukurnya kepada Newsbin, bisa melaksanakan kegiatan bagi-bagi Sembako, bagi-bagi Masker, dan Semprot Disinfektan dibeberapa titik wilayah Kota Batam. bahwa langkah yang diambil untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat agar terhindar dari wabah penyakit yang sedang dihadapi oleh seluruh Dunia.

“Semoga bermanfaat buat masyarakat banyak diwilayah Kepri khususnya Kota Batam dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, dan Semoga Allah SWT melindungi kita semua, dan dengan ucapan
Terima kasih buat semua Tim rayon-rayon FKPPI Lubuk Baja, dan Tim rayon Batu Ampar serta Babinsa Lubuk Baja yang sudah berpartisipasi, semoga dapat bernilai Ibadah oleh Allah SWT.” Pungkas Agus Four Febru.

Muchammad/Atiya.

Polres Barsel Akan Tindak Tegas Pelaku Penimbunan Bahan Pokok

Buntok Newsbin.Com – Sejak Indonesia terdampak paparan virus corona yang dinyatakan pandemi global oleh badan kesehatan dunia (WHO) dengan peningkatan jumlah positif secara signifikan. Newsbin, pada Selasa, 31/03/2020.

Beragam reaksi masyarakat pun muncul salah satunya terjadi kelangkaan beberapa bahan obat-obatan, alat kesehatan seperti masker, handsanitizer, cairan desinfektan sementara bahan pokok yang sempat meroket naik adalah gula pasir, guna menjaga stabilitas harga, munculnya tindak pidana penimbunan oleh oknum yang mengambil kesempatan dalam situasi saat ini, Jajaran Polres Barsel rutin melakukan pengawasan, penertiban di beberapa pasar, toko penjual bahan pokok, dan farmasi, Selasa (31/03).

Kapolres Barito Selatan AKBP. Devy Firmansyah melalui Kasat reskrim AKP. Yonals Nata Putera menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku penimbunan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.

“Kepada masyarakat disampaikan bahwa untuk membeli bahan pokok, alat kesehatan sesuai dengan kebutuhan, peruntukannya, dan jangan melakukan penimbunan, jika ditemukan pelanggaran akan diproses pidana sesuai dengan UU yang berlaku.” Tegasnya.

Melihat situasi terkini, harga-harga kebutuhan pokok, medis yang semakin melonjak naik, disebabkan oleh adanya kepanikan sebagian masyarakat dalam menyikapi kasus penyebaran Covid-19 kian meningkat, khususnya di Indonesia.

Hingga terjadi kelangkaan bahan pokok, peralatan medis di pasaran, akibat ditimbun oleh sebagian orang, entah itu untuk menjaga kebutuhan rumah tangganya sendiri, ataupun mengambil kesempatan untuk dijual kembali kepada konsumen dengan harga yang tinggi.

Hal ini ditegaskan Yonals, hal tersebut adalah tindakan melawan hukum, UU yang akan berlaku bagi Polri adalah pasal 212 KUHP dengan ancaman pidana 1 tahun 4 bulan pidana kemudian pasal 216 ayat 1 yang mana pidana penjara paling lama 4 bulan, jadi kita harapkan kepada masyarakat jangan sampai ada yang menimbun atau menyetok bukan hanya bahan pokok makanan, tapi juga alat kesehatan.

“Jadi masyarakat di Barsel kami himbau agar tidak panik apalagi membeli bahan kebutuhan secara berlebihan atau “panic buying” pihak Polres akan melakukan semua upaya agar kebutuhan pokok dipasar tetap stabil, dan akan tegas menindak siapapun yang nakal memanfaatkan situasi saat ini.” Tegasnya.

Herman S.

Lawan Corona, Dan DBD Polres Barsel Semprot Desinfektan, Dan Foging

Buntok Newsbin.Com – Penyemprotan cairan desinfektan disemua ruas jalan kota Buntok serta fasilitas umum adalah instruksi langsung Kapolri di semua wilayah di Indonesia guna pencegahan dan menekan meluasnya wabah Covid-19. Newsbin, pada Selasa, 31/03/2020.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Barito Selatan AKBP. Devy Firmansyah kepada awak media seusai memberikan pengarahan kepada anggotanya sekitar pukul 08.00 WIB, bertempat di halaman Makopolres Barsel, Jl. Tugu No. 14 Buntok.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan yang serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia atas Perintah Kapolri untuk melaksanakan penyemprotan secara masif dengan melibatkan TNI, dan Stakeholder terkait lainya, guna mencegah mewabahnya virus corona khusasnya di Kabupaten Barito Selatan.” Jelasnya.

Penyemprotan desinfektan secara masif masih dinilai efektif menekan meluasnya wabah covid-19, diketahui bersama Kalimantan Tengah adalah termasuk zona merah, dan menduduki urutan ke 12 dari 34 Provinsi di Indonesia.

Dengan menggandeng Kodim 1012 Buntok, para relawan dari Palangka Raya, Damkar sekitar Kota Buntok serta Dinas Kesehatan, dan Pemerintah Kabupaten setempat. Kegiatan hari ini terbilang cukup besar dengan mengerahkan mobil seperti watercanon, mobil damkar, dan watertruk relawan dari Palangkaraya, sehingga semua ruas jalan di Kota Buntok dipastikan merata tersiram.

AKBP. Devy Firmansyah Perwira berpangkat melati dua ini kepada Newsbin, “Kita akan melakukan penyemprotan diseluruh daerah Kota Buntok, semua ruas jalan, dan kita juga akan menyemprot dibeberapa fasilitas olah raga seperti gedung futsal, gedung bulutangkis, dan fasilitas umun yang lainnya.” Jelasnya.

“Selain kegiatan penyemprotan desinfektan hari ini juga kita melaksanakan kegiatan foging karena cuaca sudah mulai masuk musim hujan, dan beberapa tempat juga sudah mulai banjir kita mengantisipasi jangan sampai nanti mewabah lagi demam berdarah, dan cikunguya.” Paparnya Devy Firmansyah kepada Newsbin.

Karena Kabupaten Barito Selatan juga dikenal merupakan daerah endemis demam berdarah, dan setiap tahun masih terjadi kasus kesakitan karena nyamuk “aedes aegypti” maka malakukan pencegahan dengan foging adalah hal yang sangat diharapkan masyarakat.

“Kita melakukan foging dibeberapa titik seperti gedung sekolah, dan perkantoran yang kebetulan sedang diliburkan, hari ini kita juga akan foging bersamaan dengan kegiatan penyemprotan desinfektan.” Pungkasnya.

Herman S.

Design a site like this with WordPress.com
Get started