Rakor Lintas Sektoral Dengan Element Ormas Islam, Dan Management THM Di Wilayah Kota Sukabumi

Sukabumi Newsbin.Com – Bertempat di Aula Vicon, Polres Sukabumi Kota Jl. Perintis Kemerdekaan, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, telah dilaksanakan rakor lintas sektoral dengan element Ormas Islam, dan management THM terkait kesepakatan bersama penghentian kegiatan tempat hiburan malam pasca pandemi Covid-19. Newsbin, pada Minggu, 22/03/2020.

Pada kesempatan giat tersebut, dihadiri oleh laki-laki sebanyak 25 orang, seperti :
Kasat Intelkam Polres Sukabumi Kota; Danunit Intel Kodim 0607 / Kota Sukabumi; KBO Intelkam Polres Sukabumi Kota; Kabid Gakda Pol PP Kota Sukabumi; Ketua BJI Presda Sukabumi Raya; Para Perwakilan Management THM di Kota Sukabumi; dan Pengurus BJI Presda Sukabumi Raya kl 10 orang.

Penyampaian dalam rakor itu sambutan oleh Kasat Intelkam, yang membahas, “Perkembangan corona ini sangat berdampak bagi seluruh pihak dan bidang antara lain bidang ekonomi, sosial, budaya, Upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah tentunya sangat signifikan menyikapi pademi Covid-19, mulai dari protokoler kesehatan yang diterapkan hingga membuat surat edaran kepala daerah terkait covid 19, dan kami dari pemerintah mengajak kerjasama para pelaku pengusaha agar bisa bijaksana dalam menghadapi covid19 ini, dan sebagai legalitas perizinan akan membuat surat untuk disampaikan ke management.” Ungkapnya.

Danunit Intel 0607 juga menyampaikan, “Bekaitan Covid19 TNI/Polri selalu melakukan pemantauan di Kab. Kota Sukabumi dimana PDP terus bertambah akan tetapi untuk Positif itu belum ada, Kalau pun itu ada berita positif corona di medsos itu hoax, Mari kita dukung kebijakan pemerintah ini untuk sosial distancing dimana membatasi kontak langsung dengan orang banyak, hal ini tentunya untuk melihat penyebaran virus corona ini, beberapa kegiatan dan tempat yang terpusat adanya konsentrasi massa itu dilakukan penutupan, ini pun perlu didukung untuk seluruh element para pelaku usaha, dan sifatnya sementara, Terkait situasi ini pimpinan teratas dari TNI pun sudah memberikan surat perintah agar dilaksanakan dimana seluruh kegiatan tempat hiburan untuk segera ditutup.” Ujarnya.

Dalam Rakor, Kabid Gakda Pol PP Kota Sukabumi juga unjuk bicara, “Pemerintah Kota Sukabumi tentu akan melakukan intruksi pemerintah pusat, mulai dari sosialisasi, mengeluarkan edaran Walikota, dan menerapkan standar kesehatan yang ketat, Hal ini perlu dipahami oleh seluruh pihak terkait upaya-upaya pencegahan ini sehingga tidak hanya pemerintah sendiri tapi ada dukungan agar pandemi Covid-pa T19 ini bisa teratasi, kami Meminta dukungan dari pihak managent untuk bisa bekerjasama dalam penanganan covid19 ini.” Harapnya.

Beberapa tanggapan yang disampaikan Pihak management, salah satunya dari pihak Happy Puppy, “Untuk pihak management happy puppy mendukung atas intruksi pemerintah Kota Sukabumi, akan tetapi bagaimana dengan keberadaan mall yang ada di Kota Sukabumi, dan untuk kesiapan tutup kita akan menyanggupi akan tetapi kita meminta dasar surat edaran dari Walikota Sukabumi karena kita harus bertanggung Jawab kepada management kami.” Paparnya.

Dari pihak management Jazz, dan Cozy Karoke juga mengatakan, “Kami sebelum ada edaran pun sangat paham terkait situasi seperti ini dimana 90% kegiatan di THM menurun, apakah ada toleransi untuk satu hari ini untuk buka dulu karena menyangkut perekonomian juga.” Tambahnya.

Kesimpulan dari rakor tersebut bisa di simpulkan, bahwa, a. Surat edaran dari pemangku kebijakan untuk penutupan THM akan dilayangkan ke semua management THM yang ada di Kota Sukabumi bahwa THM di Kota Sukabumi hari Sabtu, tanggal 21 Maret 2020 di tutup sampai waktu yang ditentukan b. Pihak Management siap menutup THM sesuai arahan pemerintah; dan c. Untuk tahap selanjutnya penutupan akan dilakukan kepada lokasi hiburan anak.

Maka sementara ini akan segera adakan Surat Edaran dari pihak pemerintahan Kota Sukabumi akan segera di layangkan, dengan harapan, semua THM di tutup, sampai dengan batas waktu yanga akan di tentukan pula.

Red Newsbin.

OPERASI TERPUSAT AMAN NUSA II PENANGANAN COVID-19 SELIGI-2020 DI POLDA KEPRI, DAN JAJARAN

Batam Newsbin.Com – Dalam rangka penanganan Covid-19 atau virus corona, Polda Kepri gelar Operasi Terpusat Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Seligi-2020 selama 30 hari ke depan. “Operasi akan digelar selama 30 hari kedepan yang dimulai pada tanggal 19 Maret 2020 sampai dengan 17 April 2020” jelas Kabid Humas Polda Kepri, Sabtu, (21/03). Newsbin, pada Minggu, 22/03/2020.

Dalam tugas pokoknya Polda Kepri dan jajaran berkoordinasi dengan BNPB, TNI dan Pemerintah Pusat maupun Daerah, dalam rangka penanganan Covid-19 diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengedepankan langkah pencegahan penanggulangan serta gakkum tutur Kabid Humas Polda Kepri.

Langkah pencegahan yang dilakukan yaitu dengan memberikan himbauan kepada masyarakat dan didalam operasi ini juga akan diberikan tindakan tegas kepada pelaku penimbunan masker, sembako dan lainnya. Selain itu, tindakan tegas juga akan kita berikan bagi pelaku penyebar hoax tentang covid-19, jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Untuk jumlah kekuatan yang dikerahkan dalam Operasi ini yaitu sebanyak 399 Personel Polda Kepri ditambah Polres/Ta jajaran, “Personil yang dilibatkan dalam gelar Operasi Terpusat Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Seligi-2020 sebanyak 399 Personil Polda Kepri dan ditambah seluruh Personel Polres/TA jajaran” tutup Kabid Humas Polda Kepri.

Atiya.

SPN POLDA KEPRI DI TANJUNG BATU LAKSANAKAN PENYEMPROTAN STERILISASI DISINFEKTAN.

Batam Newsbin.Com – Setiap ruangan dan lingkungan Sekolah Kepolisian Negara Polda Kepri, Tanjung Batu di Semprot menggunakan cairan Sterilisasi Disinfektan pada Selasa (17/3/20). Hal ini disampaikan oleh KA SPN Polda Kepri Kombes Pol Donald Happy Ginting, S.Ik. Newsbin, pada Minggu, 22/03/2020.

“Mitigasi Covid-19 dengan melaksanakan pembersihan lingkungan SPN Polda Kepri, menyiapkan alat pembersih tangan (hand sanitizer) disetiap ruangan kerja, Penjagaan, ruangan rapat, aula dan Poliklinik serta melakukan penyemprotan lingkungan SPN Polda Kepri dengan cairan Sterilisasi desinfektan, mengingat Sekolah Kepolisian Negara merupakan tempat berkumpul nya Personel Polri yang menjalankan pendidikan pembentukan, pelatihan dan kegiatan lainnya” Tutur Ka SPN Polda Kepri.

Dalam bersih-bersih yang dilaksanakan ini berharap dapat mencegah, menjaga, dan menghindari penyebaran penyakit termasuk Covid-19, tidak hanya disetiap ruangan kendaraan Dinas yang digunakan untuk Operasional juga dibersihkan dan dilakukan penyemprotan Desinfektan dengan konsentrasi larutan 0.5% Hipoklorit jelas Kombes Pol Donald Happy Ginting, Sik.

Atiya.

Kegiatan PKK Desa Semisir Laksanakan Arisan, Dihadiri Ketua Poja I Kecamatan Pulau Laut Tengah

Kotabaru Newsbin.Com – Dalam rangka  Arisan PKK yang  dilaksanakan Desa Semisir, juga dihadiri PKK dari 7 Desa yang ada di Kecamatan Pulau Laut Tengah, dalam Arisan PKK yang dilaksanakan di Kantor Desa Semisir Kecamatan Pulau Laut Tengah, hadir Camat selaku Pembina PKK dari Kecamatan Pulau Laut Tengah Hj. Melinda Ratna Agustina. S. STP. S. M. IP, dalam hal ini diwakili Ketua Pokja I Hj. Intan, beserta Anggota Pokja II, III, dan Pokja IV. Serta Anggota PKK Kecamatan  yang ada di Kecamatan Pulau Laut Tengah. Newsbin, pada Jum’at, 20/03/2020.

Terkait Arisan PKK yang dilaksanakan di Kantor Desa Semisir, tujuan utamanya meningkatkan Silaturahmi antar Desa, yang ini merupakan kegiatan Rutinitas yang dilaksanakan Oleh 7 Desa satu bulan sekali setiap tanggal 19 dan tentunya dari Pihak Pemerintah Kecamatan Selaku Pembina Selalu memberikan Pembinaan yang ada di Desa Kecamatan Pulau Laut Tengah, disamping itu sekaligus dirangkai dengan Acara Penyuluhan Kovid 19 dan Pembinaan PKK oleh Pokja I dari Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru.

Kepala Puskesmas Pulau Laut Tengah (Mekar Pura), “Terkait Pertemuan PKK Sekecamatan Pulau Laut Tengah, juga mengadakan Penyuluhan pencegahan Covid-19, juga Penyuluhan mengenai Kontrasepsi jangka Panjang,” papar Kepala Puskesmas Mekarpura, Hj. Idawati kepada Newsbin.

Juga di Desa Mekarpura, akan melaksanakan Penyuluhan terkait Covid-19, akan diberikan penjelasan yang meliputi, cara Penularannya, Pencegahannya, dan juga akan mengadakan “Germas” (Gerakan Masyarakat Sehat), terutama akan menyediakan makanan sehat, seperti buah-buahan, dan sayuran, mengenai antisipasi melawan Covid-19.

“Puskesmas Mekarpura sendiri mengharapkan pada Pihak Perusahaan yang ada di Kecamatan Pulau Laut Tengah, terkait Covid-19, diharapkan juga bagi Kepala atau Direktur Perusahaan akan di Undang, karena banyaknya pendatang atau Karyawan keluar masuk dari Perusahaan, dan itu yang dikawatirkan sekali,” Papar Hj. Idawati kepada Newsbin.

“Kami juga akan mengundang seluruh Kepala Desa, juga Ibu-ibu PKK, Tokoh Masyarakat juga bagi Masyarakat siapapun yang mau hadir pihak Puskesmas sangat berterima kasih,” Paparnya.

Juga Ketua PKK Norsiah Wahyu dari Semisir mengatakan, “Dengan adanya PKK yang dilaksanakan di Kantor Desa Semisir, melaksanakan Penyuluhan Covid-19 yang disampaikan Kepala Puskesmas Hj. Idawati dari Mekarpura, yang mana telah disampaikan langsung pada Ibu PKK Sekecamatan Pulau Laut Tengah bertempat di Semisir, harapannya terkait apa yang sudah didengar ini akan menjadi Perhatian semua, baik cara Pencegahan, dan Penanganan nya ini dapat dilaksanakan sesuai apa yang didapat dalam Arisan PKK, dan sekaligus rutinitas Pertemuan sabulan sekali.” Ujar Ketua PKK Semisir Ibu Norsiah Wahyu, dari PKK Semisir Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Run Kaperwil Kal-Sel.

Program E-Semako Di Kecamatan Cilograng, Lebak, Banten Diduga Ajang Bisnis

Cilograng Newsbin.Com – Patroli Tahun ini, salah satu program bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos), yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diubah menjadi Program Sembako. Sejalan dengan pengubahan julukan tersebut, ada pula beberapa kebijakan yang turut diubah, Kamis, (19/03). Newsbin, pada Jum’at, 20/03/2020.

Kholil wahyudin atau yang biasa di panggil Oo, salah seorang warga di wilayah Kecamatan Cilograng ini, mengatakan kepada Newsbin, di kediaman nya, Kamis, (19/03), “Dalam mengamati program sembako merasa kurang baik, sejujurnya kami mengetahui ada beberapa kejanggalan dalam proses pengiriman barang ke beberapa agen di kecamatan cilograng.” Ungkapnya.

“Pertama perlu kita ketahui dua bulan yang lalu yakni bulan Januari, dan Februari mengalami keterlambatan pengiriman, khususnya di wilayah Kecamatan Cilograng, entah apa penyebabnya, barang tidak kunjung di kirim ke setiap-tiap agen di wilayah Kecamatan Cilograng, Lebak.”

Oo juga menambahkan, “Program sembako ini di nilai banyak muatan berkepentingan, sehingga jelas yang jadi korban KPM, yang tadinya di harapkan tepat waktu di setiap bulannya progam E-Sembako ini.
Makanya kami heran kalo ada salah satu Media mengatakan, program sembako di Kecamatan Cilograng ini ‘Sukses’ Indikator ‘Sukses’ menurut kami seharusnya, Pertama paling tidak tepat waktu, dimana pada saat uang masuk ke KKS. saat itu pula KPM bisa belanja ke E-Warung yang di tunjuk oleh Bang penyalur atau agen briling.”

Ternyata bukan hanya keterlambatan pengiriman saja, yang saya amati di wilayah Kecamatan Cilograng ini, di tambah lagi yang seharusnya menjalankan tupoksi selaku TKSK Kecamatan, malah ikut mencari komoditi, padahal tugasnya bukan mencari komoditi, karena sudah ada dalam pedum tugas, dan pungsinya sebagai TKSK. TKSK seharunya mendampingi, dan mengawasi setiap komoditi yang akan di terima oleh KPM, apakah kualitas nya bagus atau tidak, keterima oleh KPM. Namun berbeda dengan temuan saya kali ini, seakan-akan TKSK ini ada main dengan salah satu distributor di salah satu komoditi E-Sembako, ada berapa rupiah perkilogram nya buat saya,” Ungkapnya,

TKSK ke salah satu distributor, seharusnya yang mencari komoditi itu agen E-Warung yang  melayani KPM, “Yang sering jadi master of ceremony (MC)  tidak hanya itu saja, masih ada dugaan pelanggaran-pelanggaran yang lainnya di wilayah Kecamatan kami ini, sebenernya program ini adalah program yang tidak rumit, dan simple,” Tandasnya.

Di tempat terpisah, salah satu agen di wilayah Kecamatan Cilograng mengatakan, “Siapapun, dan dari manapun yang menyuplay, tugas kami hanya sebatas menyalurkan ke KPM di wilayah kami, yang penting setiap bulan nya pengiriman barang jangan sampe telat, dan barangnya harus bagus kalo jelek saya juga kena komplen dari KPM,” Tegasnya.

Akan tetapi apa faktanya, seiring proses penyaluran program sembako ini, seiring pula banyak yang mempertanyakan ke pada kami, dari CV, atau PT mana, Kualitas nya seperti apa, Berapa netto nya, dan Masih banyak pertanyaan lainnya, padahal tugas kami sebagai penyalur Pak..!! masalah ini intinya kami tidak tau, coba saja tanya ke TKSK Pak.” Ujarnya.

Pemerhati Sosial di Lebak, Banten, M. Yusuf yang akrab dipanggil Abah Jalu salah satu warga Kecamatan di wilayah zona empat Kabupaten Lebak, Provinsi Banten juga memberikan pengertian, “Dengan adanya program E-Sembako ini, kita harus mendukung demi kelancaran kita semua, khususnya KPM sebagai penerima pemanfaat, selain dukungan kita pun turut andil dalam segi pengawasan, pengawalan agar apa yang dipasok oleh suplayer ke tiap-tiap agen tidak asal ngirim komoditi yang akan jelas berpengaruh ke KPM, di antaranya komoditi beras, telor, kacang ijo, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Semua komoditi ini harus sesuai dengan kualitas nya, jadi jangan sampai asal ngirim saja, meskipun dengan sebutan yang sama belum tentu kualitas nya bagus, semua pasokan komoditi yang jelas berkualitas berhak di dapatkan oleh setiap KPM di wilayah nya masing-masing.” Terangnya.

Masih di tempat yang sama, M. Yusuf juga menambahkan, “Semua pihak yang terlibat harus menjalankan fungsinya dengan benar, salah satunya produk yang dikirim oleh siapapun itu pengirimnya, contoh untuk beras, karena beras ini sebagai makanan pokok yang  harus diperhatikan kelayakan nya, jangan asal mengirim saja, karena ini berkaitan dengan gizi kehidupan, dan hak orang miskin, bukan bermain, dan di jadikan ajang bisnis dalam program sembako ini.”

“Jangan sampai ada pihak yang mengurangi kualitas dan kuantitas sembako yang harus diterima Rumah Tangga Miskin selaku penerima manfaat, apalagi sampai ada yang bermain dengan distributor dalam pengadaan komoditi, hal itu jelas pelanggaran besar, dan harus di tindak sacara aturan yang berlaku.” Pungkasnya.

Sampai saat ini, Imam, selaku kortek dalam program E-Sembako dikonfirmasi via WhatsApp, belum ada tanggapan apapun yang menyangkut dengan program tersebut.

Team Newsbin.

SEKDA HARAP RENCANA PEMBANGUNAN CUPGGp SEGERA DI REALISASIKAN

Sukabumi Newsbin.Com – Keberlangsungan pengembangan Geopark Ciletuh sangat ditunggu oleh Unesco, hal tersebut jelas memerlukan kebersamaan lintas stakeholder penthahelix, untuk memastikan tindak lanjut pengelolaan taman bumi tersebut. Newsbin, pada Jum’at, 20/03/2020.

Pemkab Sukabumi adakan Rapat Koordinasi Revalidasi Perencanaan Pembangunan CPUGGp 2021 yang dipimpin oleh Sekda Sukabumi H. Iyos Somantri di Aula BPR Sukabumi Jum’at, (20/03).

Dalam arahannya, Sekda berharap 13 rekomendasi Unesco bisa terjawab, dan lembaga pengelola sudah terbentuk, sehingga pengelolaan Geopark Ciletuh bisa terlaksana dan terwujud dengan baik, “Tentunya 13 rekomendasi dari Unesco ini harus benar benar bisa dipenuhi sehingga geopark Ciletuh Palabuanratu tetap diakui oleh Unesco sebagai warisan dunia” Ungkapnya.

Sekda juga menekankan perlunya kerjasama pengelolaan Geopark Ciletuh, mulai promosi sampai pemenuhan fasilitas pendukung, sehingga makin dikenal di dunia, dan menjadi datatarik wisatawan baik mancanegara maupun domestik.

Dengan terbentuknya Badan Pengelola Geopark Ciletuh Palabuanratu, Sekda Iyos meminta untuk bekerja dengan baik demi kemajuan Geopark Ciletuh Palabuan sebagai ikon Kabupaten Sukabumi, Jawabarat bahkan Nasional.

Red Newsbin.

PENDOPO, DAN MASJID DI KABUPATEN SUKABUMI DISEMPROT DISINFEKTAN

Sukabumi Newsbin.Com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (Hakli) melaksanakan penyemprotan disinfektan, Jum’at, 20/03/2020.

Penyemprotan tersebut dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Sukabumi. Terutama tempat ibadah dan perkantoran.Penyemprotan tersebut dilaksanakan di Pendopo Sukabumi, dan Palabuhanratu.

Termasuk rumah dinas ketua DPRD, Wakil Bupati, dan Sekda. Selain itu dilakukan juga di Masjid Agung Palabuhanratu, Al Irfan Cibolang, Daarul Matiin Cibadak dan sarana ibadah lainnya serta Alun Alun Cisaat. Tak hanya itu, perkantoran di Setda Kabupaten Sukabumi, Bappeda, DPRD, Dinas Kesehatan, bahkan Rumah Sakit Sekarwangi, Palabuhanratu ikut disemprot disinfektan.

Asisten Daerah I Setda Kabupaten Sukabumi Ade Setiawan mengatakan, sterilisasi dengan penyemprotan tersebut sebagai langkah pencegahan Covid-19. “Ini langkah awal yang dilakukan HAKLI dalam pencegahan covid 19. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan di beberapa kawasan,” Ujarnya, Jum’at (20/03).

Tak hanya itu, penyemprotan tersebut sebagai langkah edukasi, dan ajakan bagi masyarakat. Terutama untuk melaksanakan hidup bersih dan sehat. “Masyarakat pun bisa melakukannya di kediaman masing masing,” ucapnya.

Ketika bahan baku sulit didapat, masyarakat bisa meminta bantuan HAKLI untuk mencari alternatif. Sehingga bisa menggunakan bahan yang ada di sekitar masyarakat. “Ada beberapa alternatif yang bisa digunakan ketika disinfektan sulit didapat. Mari masyarakat bersama mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat terkendali. Termasuk anjuran diam di rumah selama 14 hari. “Disiplin masyarakat merupakan kunci keberhasilan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya berterima kasih kepada HAKLI. Organisasi tersebut sudah berperan aktif dalam pencegahan covid 19 di Kabupaten Sukabumi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada HAKLI yang telah berperan aktif dengan penyemprotan disinfektan di kawasan Kabupaten Sukabumi,” Paparnya.

Ketua HAKLI Kabupaten Sukabumi Ujang Soleh Suryaman mengatakan, proses penyemprotan dilakukan secara serentak di beberapa titik. Terutama di wilayah utara, dan selatan Kabupaten Sukabumi. “Hari ini di beberapa titik. Diawali dengan penyemprotan disinfektan di Pendopo,” Jelasnya.

Target pertama ini ialah tempat ibadah. Apalagi Jumat ini akan banyak perkumpulan di masjid. “Kebetulan hari ini Jum’at. Umat muslim melaksanakan salat Jum’at. Khawatir ada beberapa warga yang tidak sadar membawa penyakit. Jadi kita semprot disinfektan,” Bebernya.

HAKLI sendiri menurunkan 30 orang dalam penyemprotan disinfektan. Bahkan 400 liter disinfektan disiapkan, termasuk 15 alat semprot, dan alat pelindung diri (APD). Tak hanya itu, HAKLI memberikan sumbangan semprotan portable kepada pengelola masjid.

Red Newsbin.

UNTUK LENGKAPI FASILITAS PENANGANAN, 25 KAMAR ISOLASI DISIAPKAN PEMKAB SUKABUMI

Sukabumi Newsbin.Com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berbenah dalam upaya penanggulangan dan penanganan covid 19. Salah satu yang dilakukannya ialah penambahan ruang isolasi di beberapa rumah sakit. Newsbin, pada Jum’at, 20/03/2020.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri saat menjawab pertanyaan Newsbin, dan beberapa Awak Media lain nya pada Jumpa Pers di Pusat Informasi, dan Koordinasi penanganan Covid 19 Pendopo Kab. Sukabumi, Sekda Iyos juga mengatakan, “Terdapat 25 kamar isolasi di rumah sakit. Jumlah tersebut tersebar di rumah sakit Pemerintah, dan Swasta, seperti di RSUD Sekarwangi saja dari 2 ditingkatkan menjadi 10. Ditambah di RSUD Jampangkulon, Palabuhanratu, dan Swasta. Totalnya ada 25 kamar isolasi,” ujarnya dalam Jumpa Pers di Pendopo Sukabumi, pada Kamis (19/03).

Selain itu, Pemkab Sukabumi akan mencoba pemberantasan Covid-19 dengan penyemprotkan disinfektan. Terutama di tempat beribadah, dan perkantoran. “Besok kita mulai penyemprotan disinfektan. Salah satunya di Pendopo ini,” ucapnya.

Tak hanya itu, Pemkab Sukabumi juga menpersiapkan kemungkinan penggeseran anggaran. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan mendesak di masa tanggap darurat Covid-19 ini. “Kita akan menyiapkan langkah terkait kebutuhan yang diperlukan. Baik di rumah sakit, Dinkes, dan sarana lain. Kita akan menyiapkan anggaran untuk tanggap darurat,” ungkapnya.

Terkait Covid-19 sendiri, hingga saat ini tidak ada yang positif. Namun terdapat 31 orang dalam pemantauan (ODP), dan 9 pasien dalam pengawasan (PDP). “Mereka yang PDP sudah menunjukan gejala membaik,” terangnya.

Sekda juga meminta Insan Pers untuk bersama mensosialisasikan call center Covid-19 yang disediakan Pemkab Sukabumi melalui nomor (0266) 6243816, dan quick respon Covid-19 di nomor 081385324631.

Semua itu bisa diakses masyarakat secara langsung. Ditempat yang sama Direktur Utama RSUD Sekarwangi dr. Albani Nasution mengatakan, “Perawatan PDP sepenuhnya ditanggung negara. “Pasien berstatus PDP ditanggung negara,” Jelasnya.

Meskipun begitu, rumah sakit mencoba meminimalkan penyebaran Covid-19. Hal itu dengan pembatasan pengunjung rumah sakit. “Tidak ada jam besuk. Tapi Pasien tetap bisa didampingi di ruang perawatan setelah melakukan screening, dan menggunakan hand sanitizer,” pungkasnya.

Red Newsbin.

DESA SElAAWI ADAKAN MUSDES DALAM RANGKA PENYUSUNAN RPJMDes TAHUN 2020 – 2025

Sukabumi Newsbin.Com – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Salaawi yang di ketuai oleh Tedi Riyandi S. Pd. menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RPJMDes) tahun 2020. Adapun acara tersebut merupakan rangkaian dari tindak lanjut penggalian aspirasi masyarakat yang berada di Desa Selaawi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Newsbin, pada Jum’at, 20/03/2020.

Musdes RKPDes dilaksanakan dengan berpedoman pada Permendesa No. 2 Tahun 2015 tentang Pedoman Tata tertib, dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa, Unsur masyarakat yang dilibatkan dalam Musdes ini terdiri dari :
Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidik, Perwakilan Kelompok Perempuan, Perwakilan Kelompok Masyarakat, Kader Posyandu, Selain unsur masyarakat yang dimaksud, Musdes tersebut juga dihadiri oleh Camat Sukaraja, dan Pendamping Desa Bidang Pembangunan Hendar.

Pada Musdes kali Ini, H .Zaenal Mutaqien selaku Kepala Desa membuka sekaligus memberikan sambutan. Dalam salah satu sambutannya Beliau mempaparkan tentang Realisasi APBDes tahun 2019, Musdes RPJMDes bertujuan untuk menjadi dasar pijakan melaksanakan pembangunan Desa di tahun 2020-2025

Kepala Desa berharap melalui Musdes ini masyarakat bisa memberikan usulan sehingga mendapat kesepakatan dalam menentukan prioritas dalam melakukan pembangunan Desa, sehingga terwujud pemerataan pembangunan di Desa Selaawi.

Sementara itu Hendar dari Pendamping Desa Dalam sambutannya selain mempaparkan tahapan penyusunan RKPDes sesuai dengan Permendagri No. 114 tahun 2014 tentang Pedoman pembangunan Desa, Beliau juga mengajak semua unsur yang terkait untuk saling bersinergi dalam membangun Desa, dan usulan pembangunan hendaknya mendahulukan yang paling diperlukan masyarakat (prioritas).

Tentunya dengan mengacu pada program RPJMDes, adapun hasil akhir musdes RPJMDes Desa Selaawi tahun 2020 disepakati secara mufakat pengembangan infrastruktur, dan pemberdayaan kemasyarakatan. Rincian hasil akhir Musdes RPJMDes sebagaimana terlampir.

Suherlan/Dewa.

Lembaga Penegak Anak Bangsa (LPAB) Desak Penyidik Kejati Lampung Untuk Lakukan Penyidikan Dugaan Mark Up Anggaran

Bandarlampung Newsbin.Com – Lembaga Penggerak Anak Bangsa (LPAB) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung untuk melakukan penyelidikan dugaan kasus mark up anggaran, dan rekayasa SPJ anggaran Dana Desa (ADD), dan Dana Desa (DD) kampung Uman Agung tahun 2016 sampai 2019, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, yang diduga telah merugikan Keuangan Negara sebesar Rp 1,5 Milliar. Newsbin, pada Kamis, 19/03/2020.

Ketua LPAB, Sofyan AS. ST. meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan mengusut tuntas dugaan praktek korupsi ini. “Yang diduga Kepala Kampung sengaja merekayasa SPJ untuk mengeruk ADD, dan DD demi kepentingan Pribadi” Ungkapnya.

Dia juga menambahkan, LPAB mendesak Kejati juga sebagai bentuk keprihatinan terhadap praktek korupsi dana masyarakat.

“ADD, DD ini menyangkut hajat orang banyak, dan tidak seharusnya praktek korupsi terjadi. Kami tidak akan pernah lelah melaporkan setiap praktek korupsi yang terjadi, terlebih di kampung-kampung yang mengelola ADD, dan DD,” Bebernya.

Ia mengungkapkan, laporan LPAB sebelumnya telah dikirimkan ke Kejati Lampung dengan No 012/LSM-LPAB/Y/DPC/LT/02.2020. Namun Sofyan menyayangkan, hingga saat ini pantauan pihaknya belum ada tanda-tanda tindaklanjutnya.

“Apapun bentuk laporan dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat tidak ada alasan bagi Kejati untuk tidak menindaklanjutinya. Tapi kalau tidak ada bukti akan sulit. Dan mungkin saja bisa perbuatannya ada tapi tidak didukung dengan bukti yang kuat percuma. Namun dalam laporan LPAB semua bukti pendukung dirasa sudah cukup,” Jelas Sofyan.

Sofyan memastikan, untuk membantu proses penyelidikan, pihaknya siap membantu Kejati untuk memberikan bukti-bukti tambahan atau jika dimintai keterangan, “Jadi penyidik Kejati bisa menghubungi LPAB kalau perlu data tambahan atau perlu keterangan untuk melengkapi proses penyidikan, yang jelas kami siap,” tegasnya.

Sofyan membeberkan, LPAB juga meminta Kejati Lampung agar nantinya tidak melimpahkan proses penyidikan ke Kejari Gunungsugih melalui surat permohonan terbuka dengan nomor 013/LSM-LPAB/Y/DPC/LT/02.2020.

“Yang jelas dalam surat permohonan terbuka itu kami meminta Kejati untuk tidak melimpahkan penyidikan ke Kejari Gunungsugih, karna kami sudah tidak percaya dengan kinerja Kejari Gunungsugih, mengingat beberapa laporan kami terdahulu di Kejari Gunungsugih tidak jelas tindaklanjutnya,” Pungkasnya.

Ia juga meminta agar Kejati segera mengambil langkah tangkap dan adili pelaku KKN di kampung Uman Agung dan berharap penyidikan transparan, “Semoga bapak Kajati segera mengambil langkah tegas menindaklanjuti laporan LPAB,” harap Sofyan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Kampung Uman Agung dilaporkan LPAB terkait dugaan mark up dan rekayasa SPJ ADD dan DD tahun anggaran 2016 sampai 2019, dari total anggaran Rp 4,5 Milliar, LPAB mengindikasikan kerugian keuangan Negara sebanyak Rp 1,5 Milliar.

Team Newsbin.

Design a site like this with WordPress.com
Get started